|
Komunitas ini tergolong unik, bagaimana tidak ?
Meski baru berusia relatif muda (berdiri tahun 2008), tapi eksistensinya dalam dunia bikers tak diragukan lagi. Ninja Owner Club (NOC) enggan saklek dengan regulasi club/komunitas yang acap mengekang anggotanya sendiri. Misalnya kewajiban kopi darat (kopi darat) minimal sebulan tiga kali jika tidak harus keluar dari keanggotaan. NOC justru tidak ada aturan.
Wah..kok bisa gitu ? Disinilah letak toleransi NOC terhadap anggotanya. Selain member, toh bisa saja mereka harus ada keperluan keluarga atau aktifitas kerja yang sama sekali tak bisa ditinggalkan. Namun inilah yang membuat mereka solid tanpa terkekang aturan.
Mereka terbuka bagi siapa saja bagi para pemilik Kawasaki Ninja tipe apa saja, baik lama maupun baru, baik 2 tak maupun 4 tak.
NOC memenuhi undangan IMI untuk memeriahkan balap kali ini.
Berpartisipasi dalam balap bukan berasal dari tim balap profesional. Tapi tetap komunitas. Bila sebelumnya hanya ada 3- 4 pembalap dari NOC maka (25/07) kali ini mereka menurunkan 12 pembalapnya. "Tak ada target muluk dalam balap motor OMR Kawasaki Ninja 150cc kali ini selain kembali dengan selamat" ujar Kuncoro selaku penasihat NOC.
Kebetulan motornya juga berpartisipasi dalam balap hanya dijoki rekan yang lain.
Sementara itu, pada sesi tersendiri pihak IMI mempersilahkan seluruh anggota club mencicipi sensasi balap dengan mengitari sirkuit Sentul sebanyak 2 lap.
NOC sendiri pada saat ini telah berkembang menjadi 4 region yaitu Jakarta, Bogor, Bandung, dan Bali.
Bagi yang ingin mengetahui lebih detail mengenai club pemilik Kawasaki Ninja ini, silahkan sambangi : www.noc.or.id
(Rindra P.) |