|
Kembali pole dan kembali juara. Itulah Jorge Lorenzo. Seakan podium MotoGP tak bosan menerima pembalap yang merayakan kemenangannya ala astronot ini. Di posisi kedua, pembalap muda Ducati, Casey Stoner yang sudah menemui cara untuk mengoptimalkan tunggangannya meski belum dapat menyaingi kedigdayaan Lorenzo toh Stoner merasa puas. Tentu saja yang menyita perhatian adalah Valentino Rossi.
Konon, tiadanya Rossi mengakibatkan penurunan jumlah penonton hingga 45%. Bagaimanapun harus diakui, The Doctor memiliki magnet tersendiri bagi fans MotoGP.
Hanya 51 hari setelah mengalami cidera di Mugello, Valentino Rossi kembali di podium dan itu membutuhkan hal yang luar biasa di Laguna Seca.
Juara Dunia musim lalu ini memulai start dari posisi ke 6 dan memperbaiki posisi ketika pembalap tuan rumah, Ben Spies melakukan kesalahan di lap ke3. Di lap ke 11, Pedrosa terjatuh. Kembali, Rossi memperbaiki posisinya. Di depannya terdapat rekan senegaranya, Andrea Dovizioso. Melakukan sejumlah tekanan kepada Dovi dengan tubuh yang tidak sepenuhnya fit. Akhirnya di lap ke 27 Rossi mampu menyalip Dovi dan mempertahankannya hingga balap usai.
"Ini merupakan perlombaan yang sulit juga akhir pekan yang sulit karena trek ini sangat menuntut lebih pada tubuh. Aku sangat menderita, begitu pula selama sesi latihan," jelas Rossi. "Kami meningkatkan seting motor dan saya yakin memiliki kemampuan balap yang baik, tetapi pada awalnya memang sangat sulit untuk masuk ke ritme yang bagus dan saya kehilangan banyak waktu."
"Ketika saya melihat Pedrosa berada di gravel setelah musibah kecelakaan, saya kemudian melihat Dovizioso di depan dan itulah podium maka saya harus mencoba! Ini hasil yang hebat, dan saya harus mengucapkan terima kasih kepada banyak orang yang telah membantu saya banyak selama waktu yang sulit ini."
Dari balap di Laguna Secca terdapat jeda waktu tiga minggu hingga seri ke 10 di Brno, "Saya akan menikmati liburan (MotoGP, red) selama tiga minggu karena saya memiliki waktu untuk memulihkan cidera di tubuhku. Saya suka Brno dan saya harapkan mampu meningkatkan kemampuan dan rasa sakit yang lebih sedikit sehingga saya bisa optimal di balapan berikutnya"
(Rindra P.) |