|
PT. Astra Honda Motor (AHM) pada awal tahun telah menyebar pengumuman ke bengkel resmi Honda untuk mencari bibit pembalap muda berbakat dengan rentang usia 11-15 tahun. Bagi yang berminat dipersilahkan untuk mengirim CV-nya untuk dapat masuk dalam Honda Racing School (HRS).
Dari sekian banyak surat pengajuan yang berisi profil calon pembalap binaan Honda akhirnya terpilih 18 anak yang masuk kawah candra dimuka arahan PT.AHM.
Agustinus Indra Putra yang menjabat General Marketing Planning Analisis AHM mengatakan, "Honda memiliki sekolah balap yang terbesar di penjuru dunia seperti di Jepang dan Spanyol. HRS di Indonesia telah terkoneksi dengan Suzuka Racing School yang akan menjadi tempat pembinaan berikutnya".
"Namun", sambungnya, "HRS di Indonesia masih jauh tingkatannya dari Jepang, akan tetapi kita sedang mengarah ke sana"
Mentor balapnya sendiri diambil dari pembalap senior yaitu Ahmad Jayadi dan Bima Aditya. Yang mencengangkan tentunya adalah mengundang mantan pembalap GP125 dan masih aktif sebagai instruktur balap Suzuka Racing School, Jepang yaitu Noboru Ueda.
Materi yang akan diikuti oleh peserta class lesson dan praktek yaitu lap time practice yang akan dianalisa dalam riding review. Dari sini bisa didapatkan keantusiasan peserta terhadap HRS ini. Sampai sekarang telah tereliminir 2 peserta, dan kedepannya akan ada pengurangan jumlah peserta yang berikutnya akan diikutkan dalam program sekolah balap di Jepang.
Semoga dengan adanya sekolah balap oleh Honda ini maka akan hadir pembalap Indonesia yang berprestasi mendunia dengan penjenjangan yang terstruktur dan rapi.
(Rindra P.) |